Bagaimana Layar yang Lebih Dingin Merencanakan untuk Membangun Masa Depan yang Lebih Dingin

What if there was a way to merge the best aspects of digital shopping with brick-and-mortar stores? Cooler Screens can help bridge the gap.

Ketika Arsen Avakian menjadi CEO dan salah satu pendiri Argo Tea, dia mengamati banyak orang menggunakan layar smartphone mereka untuk mengakses informasi saat mereka berbelanja di toko ritel.

Bagaimana jika, pikirnya, ada cara untuk menghadirkan aspek terbaik dari ekosistem belanja digital ke toko fisik?

Kesenjangan di Pasar

Dua jenis pengecer tradisional adalah toko fisik dan pengecer online.

Saat ini, bagaimanapun, ada banyak crossover. Banyak, jika bukan sebagian besar, pengecer bata-dan-mortir sekarang memiliki etalase online, bersama dengan akun media sosial dan opsi pembayaran digital. Mereka juga menyediakan “Anda meninggalkan sesuatu di keranjang Anda!” email pengingat, iklan penargetan ulang, dan spesial musiman khusus online.

Pengecer yang mulai online terkadang membuka lokasi fisik. Di lain waktu, mereka lebih suka menjual melalui mitra langsung ke konsumen. Mereka melakukan ini dengan pemasaran bertingkat (MLM) atau melalui etalase online seperti Amazon, eBay, dan Etsy.

Terlepas dari banyaknya pilihan untuk mengonversi pelanggan secara online, merek masih membutuhkan cara untuk beriklan kepada konsumen di toko fisik, tempat 87% pembelian CPG dilakukan.

Mendekati pendingin yang penuh dengan minuman bisa membuat Anda kewalahan, terutama saat Anda sedang terburu-buru. Apakah Anda memilih merek favorit Anda, sesuatu yang berkafein atau bebas gula, sesuatu yang dijual, atau sesuatu yang baru? Apa lagi yang bisa digunakan pembeli untuk membuat keputusan pembelian mereka?

Solusi yang Diusulkan: Layar Cerdas Dalam Toko

Avakian mulai membayangkan layar pintar berkemampuan IoT yang menampilkan informasi yang jelas dan ringkas secara sekilas untuk membantu pelanggan membuat keputusan yang tepat. Hasilnya, merek dapat menjalankan iklan yang sangat bertarget dan responsif berdasarkan lokasi, inventaris, lalu lintas pelanggan, dan bahkan cuaca. Iklan untuk membangun loyalitas, berbagi nilai, atau sekadar menarik perhatian orang yang lewat di lorong pendingin dan freezer.

Sumber informasi yang siap pakai seperti itu dapat membantu pembeli memenuhi preferensi makanan, anggaran, dan selera mereka.

Jadi pada tahun 2017, Avakian mendirikan perusahaan bernama Cooler Screens. Layar yang lebih dingin membawa pengalaman digital ke momen kebenaran ketika pelanggan siap untuk memilih produk dari rak. Tim Cooler Screens membangun teknologi untuk melayani tiga kelompok utama: merek, pengecer, dan konsumen.

Tim pemasaran merek dapat menganalisis data tentang pengambilan keputusan di tempat pembelian lebih cepat dan lebih akurat daripada sebelumnya. Pengecer dapat merencanakan inventaris dan memaksimalkan keuntungan berdasarkan kebiasaan membeli dan waktu kampanye digital. Selain itu, konsumen dapat mempelajari lebih lanjut tentang produk, seperti dengan melihat info diet (pikirkan: “Bebas Gluten” atau “Mengandung Kacang Pohon”).

Layar yang lebih dingin mengundang konsumen ke dalam pengalaman berbelanja yang lebih menarik di persimpangan perdagangan, konteks, dan konten. Layar pintar menghadirkan apa yang mereka sukai tentang belanja online — gambar, informasi, dan promosi — langsung ke pintu dan permukaan toko yang lebih dingin.

Cooler Screens tidak mengetahui identitas, tidak pernah mengumpulkan atau menggunakan informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi atau dapat ditautkan. Faktanya, ini adalah platform teknologi ritel pertama yang disertifikasi dalam “Privacy by Design.” Metode ini menghilangkan hambatan penerimaan konsumen yang terus menantang pengecer online dan memberi pembeli pengalaman ritel yang lebih kaya, lebih banyak informasi, dan lebih menyenangkan.

Masa Depan: Media Ritel Menjadi Arus Utama

Cooler Screens, saat ini, telah mencapai 90 juta titik sentuh untuk lalu lintas konsumen dengan sekitar 10.000 layar.

Di lokasi yang menguji coba layar, penjualan unit tumbuh sebanyak 100% di atas toko terdekat yang sebanding. Seiring waktu, Avakian memprediksi, media ritel akan menjadi bagian sentral dan terintegrasi dari pengalaman konsumen. Kenyataannya adalah bahwa dunia digital dan fisik kita sekarang terhubung.

Pasar media ritel diprediksi akan tumbuh sebesar 25% per tahun menjadi $100 miliar pada tahun 2026. Ini akan mencakup 25% dari total pengeluaran media digital, menurut Boston Consulting Group.

Profesional pemasaran ritel dapat mengakses media digital ritel Cooler Screens dan platform wawasan secara terprogram, menggabungkan media di dalam toko untuk kampanye iklan omnichannel dengan platform sisi permintaan yang sama dengan media digital lainnya. Integrasi memberi pengiklan kontrol dan pengukuran atas kehadiran dan presentasi merek mereka di ruang iklan baru di dalam toko.

Cooler Screens membayangkan dunia di mana pengalaman belanja digital dan langsung terhubung dengan mulus, membawa nilai bagi merek dan pengecer konsumen.

Bagaimana Layar yang Lebih Dingin Merencanakan untuk Membangun Masa Depan yang Lebih Dingin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top